(2) Hargai Inti Kehidupan: Bab 9–18
#16 Orang Muda — Tahap #2
Jika orang percaya baru memerlukan kasih dan perhatian yang intim, apa yang dibutuhkan orang percaya muda?
Orang muda dikenal dari cara ia mulai mengendalikan keputusan-keputusannya sendiri. Transisi terjadi dari saat ia tidak bertanggung jawab dan tidak tahu apa yang benar ke tempat di mana ia memahami dan merawat dirinya sendiri dan orang lain dengan benar.
Tantangan orang percaya muda
Orang percaya muda harus belajar bagaimana menggunakan Firman Allah untuk berdiri teguh melawan pengaruh-pengaruh dan godaan-godaan yang bertentangan. Firman Allah itu penting, sama seperti di tahap pertama, tetapi di sini, “kaum muda” harus belajar bagaimana menghadapi godaan. Ini adalah bagian integral dari menjadi pemenang.

Pentingnya Firman Allah Kaum muda yang lebih tua membutuhkan Firman Allah tetapi tidak bisa secara teratur bergantung pada orang lain untuk memberi mereka makan apa yang mereka butuhkan. Orang percaya ini sedang belajar mendekati Firman Allah untuk memberi makan diri mereka sendiri. Selain itu, mereka belajar bagaimana menggunakan Firman Allah untuk melindungi diri dari musuh yang mengintai.
Perhatikan kata-kata kuat dari Yohanes yang menggambarkan orang percaya muda: “Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat” (1 Yohanes 2:14).

Dunia ini tidak sepolos dan seramah yang kita harapkan. Ada musuh nyata yang mencari kehancuran kita. Kita harus terhibur oleh kebenaran bahwa Yesus Kristus sudah memenangkan perang. Orang percaya muda, bagaimanapun, perlu secara pribadi belajar bagaimana mengandalkan kasih karunia Allah ketika menghadapi banyak situasi kehidupan yang berbeda.
Menjadi kuat
“Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.” (2 Petrus 1:4).
Kaum muda suka berpikir bahwa mereka lebih tua dari usia mereka, menuntut kebebasan tanpa tanggung jawab. Mereka tidak waspada dan tidak tahu tantangan-tantangan yang menghadapi mereka.
Langkah pertumbuhan selanjutnya
Remaja berada di antara dua tahap “anak kecil” dan “dewasa”. Keinginan akan kebebasan untuk menjadi dewasa itu baik. Orang muda yang bijak membangun disiplin-disiplin rohani yang baik dan belajar dari orang lain bagaimana menggunakan Firman Allah untuk melawan godaan.
Menang!
Allah telah memenangkan pertempuran dan telah sepenuhnya memperlengkapi orang percaya muda untuk berperang dan menang! Ini akan memakan waktu untuk dipelajari. Akan ada kegagalan maupun keberhasilan. Jika seseorang memuridkan orang percaya ini, waktu pelatihan akan diperpendek.
Kita tahu bahwa secara moral menjijikkan untuk mengabaikan bayi baru, tetapi perawatan juga diperlukan untuk orang percaya muda, meskipun ia mungkin tampak dewasa karena usia atau latar belakangnya. Pengawasan sangat membantu selama tahap ini.
Pelajaran
- Orang percaya muda menghadapi tantangan belajar bagaimana menggunakan Firman Allah untuk menghidupi kehidupan Kristen yang kuat.
- Pertempuran-pertempuran rohani akan terjadi dalam kehidupan baru kita karena daging kita dan musuh yang menggunakan dunia untuk mencari kerugian kita.
- Allah menjanjikan bahwa Firman-Nya dapat membantu kita mengalami kemenangan yang konsisten.
- Pengawasan rohani pada tahap ini dapat sangat membantu orang percaya muda yang bingung.
Hafalkan dan Renungkan
2 Petrus 1:4
Penerapan
- Apakah Anda memiliki disiplin rohani yang kuat untuk memberi makan diri sendiri dari Firman Allah? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apakah menurut Anda masukan harian dari Firman Allah penting untuk kehidupan rohani yang kuat? Mengapa Anda berpikir demikian?
- Ceritakan satu kekalahan dan satu kemenangan. Renungkan masing-masing. Mengapa Anda jatuh? Mengapa Anda menang?
- Apakah Anda cukup dewasa untuk tahu apa yang harus dikatakan kepada seseorang yang bergumul dengan godaan?